Bahan-bahan Kenangan

Bahan-bahan Kenangan
Buku antologi puisi pertamaku bersama sahabat

Senin, 27 Januari 2020

Features Misteri Mercusuar Pandansari

Keindahan Berselimut Misteri
Menara Putih Pandansari
Mercusuar Pandansari dari bibir pantai
Siapa pun tahu, wilayah Yogyakarta bagian selatan dibatasi oleh hamparan laut luas, yakni Samudera Hindia. Di antara darat dan laut luas itu adalah gugusan pantai memanjang dari barat ke timur, dan salah satu diantaranya Pantai Pandansari. Pantai ini berlokasi di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Dibandingkan dengan pantai-pantai lain di sekitarnya, Kwaru, Goa Cemara, dan Parangtritis, Pantai Pandansari kurang begitu popular.
Tetapi, jangan salah. Meski kurang populer, Pantai Pandansari memiliki keasyikan tersendiri. Kenapa? Karena, pantai yang satu ini masih terlihat asri dan bersih dengan rimbunan pohon cemara, jenis cemara udang. Jenis cemara ini, bila musim hujan mempunyai daun yang lebat dan berwarna hijau. Jika musim panas, seluruh daunnya rontok dan yang tersisa hanya ranting-ranting kecoklatan. Inilah yang justru membedakannya dengan pantai yang lainnya.
Menara Putih
satu hal yang menarik dan unik adalah, di Pantai Pandansari terdapat sebuah menara yang menjulang tinggi (45 meter). menara putih itu berdiri di antara pepohonan cemara di bibir pantai. Percayalah, Pantai Pandansari merupakan satu-satunya pantai di Yogyakarta yang memiliki mercusuar. Menara suar atau mercusuar adalah bangunan menjulang tinggi yang biasanya selalu ada di pantai. Sebab, fungsi mercusuar adalah sebagai tanda tertentu bagi para pelaut yang berbayar. Jika malam tiba, di pucak mercusuar akan tampak lampu yang berputar berkelip dan itu dapat dilihat oleh para pelayan di tengah laut. 
Agaknya mecusuar yang menjadi ikon Pantai Pandansari mampu menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan yang melihatnya. Karisma yang dipancarkan oleh bangunan tinggi itu mampu membuat para wisatawan tergugah untuk mendekatinya. Dan bagi yang memiliki nyali kuat, juga akan tertantang untuk menaiki tangga hingga puncak. Mercusuar Pandansari dikelilingi oleh pagar putih yang tinggi dan di sana terdapat lima rumah hunian serba putih bagi para penjaga. Petugas penjaga itu tidak lain adalah orang-orang dari Instansi Kementrian Perhubungan. Sistem penjaganya dilakukan dengan rolling 3 bulan sekali.
Salah seorang penjaga, Pak Ahmad menyatakan bahwa sebenarnya niat awal pendirian mercusuar itu bukanlah untuk objek wisata, melainkan untuk kepentingan yang berhubungan dengan pelayaran. Namun, berhubung banyak pihak menghendaki mercusuar itu sebagai salah satu objek wisata, lalu diputuskanlah ada semacam biaya masuk ke mercusuar. Dan memang tidak mahal, hanya 5 ribu rupiah. Uang yang ditarik tersebut juga digunakan sebagai biaya perawatan dan operasional.
Wisatawan yang hendak ke sana dapat memarkir kendaraannya di sebuah rumah kecil di seberang jalan dekat mercusuar. Rumah tersebut merupakan rumah warga sekitar yang juga sebagai tempat berjualan dan lahan parkir. Biaya parkir sepeda motor cukup 2 ribu rupiah dan mobil 3 ribu rupiah. Sedangkan untuk sepeda onthel dapat di bawa masuk ke halaman mercusuar. Kebijakan itu diberlakukan demi kebaikan agar lingkungan mercusuar tetap terjaga.
Saat melangkahkan kaki memasuki lingkungan mercusuar, suasana memang sepi. Suara gesekan daun cemara mampu membuat langkah para pengunjung semakin berhati-hati. Sembari menikmati nuansa putih di mercusuar Pandansari, para wisatawan yang masuk ke sana akan segera di sambut oleh petugas. Biasanya petugas tentang keperluan apa mereka berkunjung ke mercusuar Pandansari. Jika wisatawan ingin menaiki mercusuar, akan dikenai tarif masuk dan diberi beberapa pesan. Isi pesan itu ialah agar mereka berhati-hati saat naik tangga, jangan melamun atau bercanda berlebihan, tidak boleh membuat kotor (vandalisme, buang sampah, meludah, dll), serta agar mereka menjaga barang bawaan yang dibawa.
Di atas pintu masuk mercusuar terdapat tulisan DISNAV kelas III Cilacap 1997 (sampai 1999). mercusuar pandansari memiliki 8 tingkat tangga yang melingkar, dengan jumlah anak tangga kurang lebih 105 sampai di puncak. Di setiap tingkat menara terdapat dua buah jendela kecil tanpa kaca, atau lebih mirip sebagai ventilasi ruangan yang posisinya berlawanan arah. Dari situlah, sejenak kita dapat beristirahat menghirup segarnya udara dari ketinggian mercusuar.
Suasana Misterius
Saat menaklukan satu persatu tingkatan 8 tangga mercusuar pasti akan merasakan suasana yang berbeda di setiap tingkatnya. Misalnya seperti pada tingkat pertama, keempat, dan ketujuh. Di tingkat tersebut, biasanya kaki akan terasa berat dan suasana terasa aneh dan misterius. Entah ada apa dibalik itu semua, yang jelas kita juga percaya bahwa di setiap tempat pasti ada mahkluk lain selain kita. Tetapi, yang kita yakini bahwa jika kita tidak mengganggu mereka, tentu kita juga tidak akan di ganggu. Sebab semua adalah makhluk Tuhan. Dan karena kita juga hambaNya, kita hanya meminta perlindungan hanya kepadaNya.
Menurut kabar yang beredar di lingkungan masyarakat sekitar, beberapa tahun lalu sekitar tahun 2000.an memang pernah, terdapat tragedi di mercusuar. Seperti tragedi pemerkosaan, dan percobaan bunuh diri. Banyak orang yang menganggap bahwa ada makhluk gaib yang menghuni mercusuar. Agar tidak memberikan citra yang buruk terhadap Mercusuar Pandansari, cerita tersebut seakan hilang ditelan zaman dan sengaja dihapuskan oleh masyarakat sekitar. 
Mengenai cerita tersebut, tampaknya ada beberapa versi cerita lain dari misteri menara suar. Konon, anak gadis tidak boleh menaiki Mercusuar Pandansari. Kenapa? Agaknya tidak ada alasan yang pasti, alasannya hanyalah pantangan yang diberikan oleh orang tua kepada anak gadisnya. Demikianlah segala keindahan dan misteri yang ada di Mercusuar Prabandari. Hamparan sawah hijau, pegunungan, hingga pantai yang memanjang sampai tidak ada batasnya dapat terlihat dar puncak menara suar. Jika cuaca cerah, dapat kalian lihat kapal besar berlayar di kejauhan.

Sabtu, 25 Januari 2020

Produk Lokal Berdaya Saing- Review 3 produk menarik di Stand pameran Dinas Koperasi dan UKM DIY

Ekspresi bahagia ketika mendapatkan produk lokal berkualitas berdaya saing
Pada kesempatan kali ini saya ingin mereview produk lokal UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang ada di pameran gelar produk lokal yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY mengangkat tema "Produk Lokal Berdaya Saing". Kegiatan pameran gelar produk kali ini diadakan pada tanggal 24-25 Januari 20202 bertempat di Alun-alun Sewandanan Puro Pakualaman. Dibuka untuk umum mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Kegiatan pameran gelar karya sukses diikuti oleh 54 UMKM dari kabupaten dan kota di DIY.
Namun sebelumnya, apa kalian tahu apa itu UMKM? bagi yang masih belajar seperti saya, pengertian UMKM adalah kegiatan usaha yang didirikan oleh perorangan atau sekelompok orang yang dapat memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat.
UMKM bisa terdiri dari berbagai bidang, seperti fashion, kuliner, kerajinan tangan, otomotif, hingga agribisnis. Pemerintah daerah hingga provinsi sangat mendukung dengan adanya peningkatan mutu dan perkembangan dari UMKM ini untuk menjawab tantangan zaman ke depan. Harapan dari semuanya, UMKM dapat terus berkembang dan menghasilkan produk yang berdaya saing.
Aku akan mencoba mereview 3 produk lokal UMKM bidang kerajinan, fashion dan kuliner yang ada di pameran gelar karya dari berbagai daerah kabupaten dan kota.
1. Review produk kerajinan dari Putri Shibori
Putri Shibori dan Ecoprint pada pameran produk lokal UMKM Dinas Koperasi dan UKM DIY
Putri Shibori merupakan nama brand UKM yang telah berhasil mengembangkan teknik shibori dan ecoprint dalam membuat kain panjang ukuran 2 meter sebagai bakal pakaian yang menjadi produk unggulan mereka. Selain produk kain tersebut, Putri Shibori juga memproduksi batik jumputan dan dibuat menjadi jilbab dan syal dengan warna cerah yang cantik. Bagi kalian yang menyukai kerajinan tas dan dompet, Putri Shibori menyediakan berbagai bentuk tas, dompet, dan lainnya dari Shibori yang cocok untuk menemani setiap aktivitas di hari-hari kalian. 
Aku dan temanku sedang memilih kerajinan
Gambar di ambil oleh Irham Baskoro
Aku sudah membeli produk Putri Shibori berupa tas dan dompet dari Shibori, kainnya halus dan jahitannya sudah rapi. Ditambah lagi ada aksen kancing bulat dari kayu membuat tampilan tasku semakin menawan. aku nyesel karena tidak cepat-cepat membeli dari awal, di hari kedua pameran sudah banyak warna dan model yang sudah habis terbeli. Tapi aku berhasil mendapatkan warna yang aku suka, tas berwarna ungu dan dompet berwarna hijau army. Cukup dengan harga Rp. 20.000,00 untuk satu buah tas, dan Rp. 10.000,00 untuk harga satu buah dompet.
2. Review produk fashion dari Tenun Bantarjo 
Penjelasan tentang kain lurik batik langsung oleh pegiatnya
Tenun Bantarjo merupakan UMKM dari Sentolo, Kulon Progo. Tenun Bantarjo sudah bergrilya sejak tahun 2016 dengan produk unggulannya berupa kain lurik yang ditenun sendiri langsung setiap keseluruhan prosesnya. Sejak tahun 2018 mulai diadakan pelatihan membatik dari dinas pemerintahan sehingga terciptalah terobosan baru berupa kain lurik batik.
Setelah melalui proses pembatikan, kain lurik terlihat lebih cantik dan memikat hati bagi siapa saja yang memandangnya. Motif batik yang terdapat pada kain lurik sangat beragam, namun yang menjadi ciri khasnya adalah geblek renteng asli Kulon Progo. Motifnya berupa menyerupai angka 8 yang digabung. 
Harga untuk 2 meter kain lurik seharga Rp. 150.000,00. Sedangkan untuk 2 meter kain lurik batik bisa mencapai Rp. 250.000,00. Harga yang relatif terjangkau dan sepadan dengan proses pembuatannya. Kalian bisa jüga mendapatkannya dengan  cara memesan melalui nomer telepon +6285701442003 juga bisa datang langsung ke rumah produksi. 
Tenun Bantarjo juga membuat banyak busana fashion baik tradisional hingga modern kekinian. Busana dari usia anak hingga orang tua semua ada di UMKM ini. Soal kuwalitas tidak perlu ditanyakan lagi, bahkan Kanjeng Ratu juga memborong banyak kain lurik batik di stand pameran gelar produk Tenun Bantarjo ini pada hari pertama. 
3. Review produk kuliner Ngombe Jamu
Eskpresi senang mendapat produk jamu + susu yang nikmat di stand Ngombe Jamu
Pada kesempatan kali ini, saya dan teman saya membeli jamu spesial di Ngombe Jamu. Jamu yang ada di sini sangat fresh dan lengkap aneka rasa. Ngombe Jamu berhasil membuat produk jamu yang dapat menarik hati milenial untuk kembali minum jamu sebagai salah satu menjaga kesehatan tubuh. Pada tanggal 25 Januari 2020 juga diperingati sebagai Hari Gizi Nasional, oleh karena itu saya mengajak kalian semua untuk kembali kepada alam. 
Ngombe Jamu juga sudah menerapkan eco green dimana juga menyediakan produk sedotan stainless. Harga untuk satu botol jamu berkisar Rp. 10.000,00- 15.000,00 tergantung jenis jamunya. Untuk satu botol jamu kunir campur susu seharga Rp. 15.000,00. Temukan jamu favorit kalian di Instagram @ngombejamu.
Sekian perjalanan singkat saya menelusuri dan mereview pameran gelar produk UMKM oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY. Semoga kita masih berjodoh untuk bertemu di lain kesempatan yang luar biasa.
Salam literasi.www.diskopumkm.jogjaprov.go.idwww.diskopumkm.jogjaprov.go.idwww.diskopumkm.jogjaprov.go.id