Bahan-bahan Kenangan

Bahan-bahan Kenangan
Buku antologi puisi pertamaku bersama sahabat

Kamis, 03 November 2022

Mind Map Strategi Berdiferensiasi Konten 



    Ada 4 aspek dalam pembelajaran berdiferensiasi, diantaranya: diferensiasi konten, produk, proses, dan lingkungan belajar. Diferensiasi konten adalah metode pembelajaran dengan cara memberikan materi kepada siswa berdasarkan ketrampilan, profil belajar, dan pengetahuannya, tetapi tetap sejalan dengan kurikulum yang berlaku. Dalam hal ini, guru perlu mengatur jenis informasi yang akan disampaikan dalam pembelajaran.

Selamat belajar dan menerapkan berdiferensiasi konten! ^^

Sabtu, 04 Desember 2021

UKM Berdikari untuk Pertiwi

Pandemi dan Inovasi Pelaku UMKM

oleh. Lussy Dyah Hapsari
sumber: Foto pribadi

       Ukm merupakan wadah bagi para pelaku usaha yang memiliki semangat juang yang tinggi, inovasi ide tiada henti, dan dompet yang tebal berisi. Ya, ukm bisa menjadi mata pencaharian utama bagi para pelaku usaha. Hal itu sudah menjadi rahasia umum bagi para pengusaha. Sebelum membahas bagaimana para pelaku ukm dapat bertahan dan bangkit di masa pandemi, saya ingin berbagi informasi tentang mitra Sibakul Jogja. Ukm tidak bisa kita pandang sebelah mata. Tanpa adanya ukm sulit bagi perekonomian bangsa Indonesia untuk bangkit di masa pandemi. Apalagi di era modernisasi dan globalisasi saat ini, menjadikan ukm bisa berkembang pesat. Dinas Koperasi dan Ukm DIY sangat berperan penting bagi keberlangsungan ukm. Maka dibentuklah mitra Sibakul Jogja yang menjadi tempat bermitra para ukm di DIY. Banyak keuntungan yang didapat sebagai mitra Sibakul Jogja, seperti pembinaan, pelatihan, proses perizinan, sertifikasi dan lain sebagainya.

    Setelah saya berkeliling pameran pemasaran produk ukm "Semarak Bhakti Pertiwi Sibakul Jogja" di malioboro mall hari ini, saya dapat pembelajaran yang amat banyak dan berharga. Bagaimana tidak, 50 persen peserta pameran ukm baru memulai bisnisnya pada masa pandemi covid-19. Ada juga yang meneruskan ukm keluarganya sejak tahun'90-an. Percaya atau tidak akan hal tersebut, bukan itu inti yang ingin saya bicarakan. Satu lagi yang unik bagi saya, ada pelaku ukm yang sebelum pandemi berjualan minuman namun saat pandemi datang justru beralih ke produk makanan yang dapat disimpan lama. Semua para pelaku ukm sudah sangat bekerja keras dan tidak pernah berhenti untuk terus berinovasi di masa pandemi. Pemerintah juga dapat membantu pelaku ukm dengan membuat kebijakan yang lebih sederhana dalam mengurus perizinan usaha dan sebagainya. Semua harus bersama, bergotong royong membangun perekonomi Indonesia agar tetap bangkit dan meningkat.
    Dari kejauhan aku melihat seorang Bapak yang menjaga stand pameran sendirian. Saat saya mendatangi stand yang menjual produk makanan snack ringan dari aloevera dan kelor, Bapak tersebut menyambut ramah. Ternyata beliau merupakan owner langsung dari brand De Cends Aloevera. Bertempat di Dukuh, Sidomulyo, Pengasih, Kulon Progo, bapak Bambang dan Istrinya mulai menanam lidah buaya sejak tahun 2018 di sawah miliknya. Pada tahun 2019 pak Bambang berhasil panen lidah buaya kemudian membuat produk minuman cendol aloevera dan sudah memiliki 6 outlet usaha. tahun 2020 kondisi berubah total karena pandemi datang. Usaha minuman cendol aloevera tutup namun pak Bambang terus membudidayakan aloevera. Inovasi hadir di tengah keterbatasan, pak Bambang dan Istri berhasil membuat snack aloevera dan kelor yang diberi nama Alloe-bela Snack.
    Saat saya bertanya kenapa diberi nama Alloe-bela snack ternyata itu nama yang diberikan oleh putrinya yang suka menonton drama korea. Alloe-bela adalah aloevera dalam bahasa korea. Hal-hal sederhana namun penuh makna itulah yang membuat saya tergerak untuk dapat mendukung produk ukm milik pak Bambang. Beliau juga bercerita bahwa belum lama ini berhasil memenangkan Lomba Kreanova 2021 Kulonprogo. Produk dari De cends aloevera tersebut juga masuk nominasi 18 besar lomba tingkat nasional. Pak Bambang dan istri juga menerima mahasiswa KKN dari perguruan tinggi di Yogyakarta. Selain Alloe-bela produk aloevera dari Decends ada cendol aloevera, lumpia aloevera, camilan snack aloevera kelor, daging aloevera, kulit kering aloevera, bibit aloevera, bunga kering aloevera, dan minuman serbuk aloevera. Produk selain aloevera ada VCO (minyak kelapa murni) dan minyak kelapa (krenceng). Jika ingin menengok usaha pak Bambang lebih lengkap kalian bisa follow @decends_official. Tidak lupa saya membeli Alloe-bela Snack 500 gram rasa original untuk oleh-oleh Ibu di rumah. Pak Bambang juga memberi saya buah tangan minuman serbuk aloevera yang bertuliskan 'Just for you'. Lengkap sudah yang saya dapatkan di pameran pemasaran produk ukm.
    Banyak manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat dari pelaku ukm. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan, pemberdayaan masyarakat, sebagai program kegiatan, ajang perlombaan hingga sebagai bahan penelitian. Kita sebagai generasi penerus bangsa, jangan mau kalah untuk memulai start membuat produk ukm dan bergabung menjadi mitra Sibakul Jogja. Jika tidak dimulai dari diri sendiri dan saat ini lalu siapa dan kapan lagi? Untuk informasi lebih lengkap terkait program Dinas Koperasi dan UKM DIY kalian bisa follow instagram @diskopukm.diy sudah centang biru terverifikasi.

Terima kasih!


Yogyakarta, 04 Desember 2021

Senin, 07 September 2020

Yang Terkenang, Potensi PLTH Pantai Baru Bantul

 Yang Terkenang, Potensi PLTH Pantai Baru Bantul 
Sumber: GoogleSumber: Google 
Kawan-kawanku yang budiman, sebelum kita membahas lebih dalam dan penuh lika-liku, mari aku perkenalkan dengan tokoh utama kita dalam bait-bait tulisan ini nantinya. Ya, Pantai Baru merupakan salah satu dari jajaran pantai di sepanjang jalur lintas selatan Kabupaten Bantul. Tidak sedikit orang yang tahu bahwasanya di Pantai Baru terkenal dengan wisata kincir anginnya, namun tidak banyak orang yang tahu tentang fungsi dan potensi dari adanya kincir angin tersebut. Setiap orang yang hadir untuk berwisata baik sendiri ataupun bersama orang tercinta, selalu menyempatkan untuk bersua foto ria menikmati setiap momen yang ada dalam bingkai panorama kincir angin dengan segala keunikannya.

Kincir angin di Pantai Baru ialah Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) yang mana merupakan model pengembangan energi terbarukan berbasis pada potensi energi surya dan kekuatan angin, secara terintegrasi berada dalam Sistem Inovasi Daerah (SIDa). Proyek PLTH ini hadir berdasarkan kesepakatan yang dibuat pada tahun 2010 hingga akhir 2013. Proyek ini merupakan kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari Kementrian Riset dan Teknologi, Kementrian Kelautan dan Perikanan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa, Universitas Gadjah Mada, dan jajaran pemerintahan Kabupaten Bantul dan tidak kalah penting dari masyarakat sekitar.

Aku merupakan warga asli, lahir dan tinggal di Kecamatan Srandakan, dekat dengan Pantai Baru yang berjarak kurang lebih hanya 2 Km, sekitar 15 menit dengan bersepeda dari rumah. Aku beruntung lahir di desa dan menempuh pendidikan di desaku, saat aku duduk di bangku sekolah menengah kelas 2 SMA, aku berkesempatan untuk melihat lebih dekat ke bengkel tempat perakitan dan perawatan komponen kincir angin PLTH, mulai dari baling-baling hingga mesinnya, yang ternyata sangat berdekatan dengan sekolahku hanya berjarak lapangan bola dan gedung olahraga kecamatan. Kami sebagai siswa saat itu diminta untuk membuat rangkuman dan laporan terkait kunjungan industri yang dilakukan secara berkelompok.

Sumber: Bernas.id

Teknologi yang digunakan di PLTH Pantai Baru memanfaatkan potensi sumber daya angin laut dan angin darat di Pantai Pandansimo Bantul dan juga intensitas  sinar matahari yang besar. Total terdapat 36 kincir angin yang berada di hamparan pasir Pantai Baru berdiri menjulang. Angin yang dihasilkan kincir angin tersebut saat ini maksimal 8 meter per detik. Di lokasi yang sama terdapat pula sekitar 218 panel surya berkapasitas 29 KW. Listrik yang dihasilkan dari puluhan kincir angin dan panel surya mampu membangkitkan serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat di kawasan Pantai Baru Pandansimo Bantul.

Total daya PLTH Pantai Baru mencapai 90 KW digunakan untuk berbagai sektor mulai dari pertanian, perikanan, dan pariwisata. Listrik yang dihasilkan dialirkan untuk berbagai kebutuhan mulai dari warung makan, pompa air, mesin pembuat es, hingga penerangan. Jika cuaca sedang bagus maka energi yang didapatkan akan besar, namun jika cuaca buruk dan sering mendung maka energi yang didapat tidak bisa maksimal. Oleh karena itu kedua sumber energi ini harus saling melengkapi (hybrid).

Saat ini kondisi PLTH Pantai Baru mulai menua dan untuk proses perbaikannya membutuhkan dana yang cukup banyak, sedangkan dana dari Pemerintah Daerah DIY masih sangat terbatas dan dana dari Kemenristek Dikti hanya membiayai dana pembangunan sebesar 2,8 miliar, tanpa membiayai penelitian dan pengembangan jangka panjang terkait sistem hybrid. Seluruh pembiayaan ditanggung oleh Pemda DIY. Meskipun perbaikan ke arah ekonomi sepertinya sudah tidak memungkinkan, namun masih sepatutnya untuk kita bersama terus berusaha. Salah satunya dengan mengalihkan ke fungsi edukasi. PLTH Pantai Baru memfasilitasi siswa, mahasiswa, dan peneliti yang ingin menimba ilmu di PLTH Pantai Baru.

Rabu, 25 Maret 2020

Beasiswa Dataprint 2020

Beasiswa Dataprint untuk pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia.
Ayo bareng-bareng daftar, caranya cukup mudah dan simpel.
Klik aja kepoin di:
http://www.beasiswadataprint.com/
http://www.dataprint.co.id/

Ikuti semua media sosialnya untuk informasi update lainnya yaa...

Salam Literasi~

Senin, 27 Januari 2020

Features Misteri Mercusuar Pandansari

Keindahan Berselimut Misteri
Menara Putih Pandansari
Mercusuar Pandansari dari bibir pantai
Siapa pun tahu, wilayah Yogyakarta bagian selatan dibatasi oleh hamparan laut luas, yakni Samudera Hindia. Di antara darat dan laut luas itu adalah gugusan pantai memanjang dari barat ke timur, dan salah satu diantaranya Pantai Pandansari. Pantai ini berlokasi di Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul. Dibandingkan dengan pantai-pantai lain di sekitarnya, Kwaru, Goa Cemara, dan Parangtritis, Pantai Pandansari kurang begitu popular.
Tetapi, jangan salah. Meski kurang populer, Pantai Pandansari memiliki keasyikan tersendiri. Kenapa? Karena, pantai yang satu ini masih terlihat asri dan bersih dengan rimbunan pohon cemara, jenis cemara udang. Jenis cemara ini, bila musim hujan mempunyai daun yang lebat dan berwarna hijau. Jika musim panas, seluruh daunnya rontok dan yang tersisa hanya ranting-ranting kecoklatan. Inilah yang justru membedakannya dengan pantai yang lainnya.
Menara Putih
satu hal yang menarik dan unik adalah, di Pantai Pandansari terdapat sebuah menara yang menjulang tinggi (45 meter). menara putih itu berdiri di antara pepohonan cemara di bibir pantai. Percayalah, Pantai Pandansari merupakan satu-satunya pantai di Yogyakarta yang memiliki mercusuar. Menara suar atau mercusuar adalah bangunan menjulang tinggi yang biasanya selalu ada di pantai. Sebab, fungsi mercusuar adalah sebagai tanda tertentu bagi para pelaut yang berbayar. Jika malam tiba, di pucak mercusuar akan tampak lampu yang berputar berkelip dan itu dapat dilihat oleh para pelayan di tengah laut. 
Agaknya mecusuar yang menjadi ikon Pantai Pandansari mampu menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan yang melihatnya. Karisma yang dipancarkan oleh bangunan tinggi itu mampu membuat para wisatawan tergugah untuk mendekatinya. Dan bagi yang memiliki nyali kuat, juga akan tertantang untuk menaiki tangga hingga puncak. Mercusuar Pandansari dikelilingi oleh pagar putih yang tinggi dan di sana terdapat lima rumah hunian serba putih bagi para penjaga. Petugas penjaga itu tidak lain adalah orang-orang dari Instansi Kementrian Perhubungan. Sistem penjaganya dilakukan dengan rolling 3 bulan sekali.
Salah seorang penjaga, Pak Ahmad menyatakan bahwa sebenarnya niat awal pendirian mercusuar itu bukanlah untuk objek wisata, melainkan untuk kepentingan yang berhubungan dengan pelayaran. Namun, berhubung banyak pihak menghendaki mercusuar itu sebagai salah satu objek wisata, lalu diputuskanlah ada semacam biaya masuk ke mercusuar. Dan memang tidak mahal, hanya 5 ribu rupiah. Uang yang ditarik tersebut juga digunakan sebagai biaya perawatan dan operasional.
Wisatawan yang hendak ke sana dapat memarkir kendaraannya di sebuah rumah kecil di seberang jalan dekat mercusuar. Rumah tersebut merupakan rumah warga sekitar yang juga sebagai tempat berjualan dan lahan parkir. Biaya parkir sepeda motor cukup 2 ribu rupiah dan mobil 3 ribu rupiah. Sedangkan untuk sepeda onthel dapat di bawa masuk ke halaman mercusuar. Kebijakan itu diberlakukan demi kebaikan agar lingkungan mercusuar tetap terjaga.
Saat melangkahkan kaki memasuki lingkungan mercusuar, suasana memang sepi. Suara gesekan daun cemara mampu membuat langkah para pengunjung semakin berhati-hati. Sembari menikmati nuansa putih di mercusuar Pandansari, para wisatawan yang masuk ke sana akan segera di sambut oleh petugas. Biasanya petugas tentang keperluan apa mereka berkunjung ke mercusuar Pandansari. Jika wisatawan ingin menaiki mercusuar, akan dikenai tarif masuk dan diberi beberapa pesan. Isi pesan itu ialah agar mereka berhati-hati saat naik tangga, jangan melamun atau bercanda berlebihan, tidak boleh membuat kotor (vandalisme, buang sampah, meludah, dll), serta agar mereka menjaga barang bawaan yang dibawa.
Di atas pintu masuk mercusuar terdapat tulisan DISNAV kelas III Cilacap 1997 (sampai 1999). mercusuar pandansari memiliki 8 tingkat tangga yang melingkar, dengan jumlah anak tangga kurang lebih 105 sampai di puncak. Di setiap tingkat menara terdapat dua buah jendela kecil tanpa kaca, atau lebih mirip sebagai ventilasi ruangan yang posisinya berlawanan arah. Dari situlah, sejenak kita dapat beristirahat menghirup segarnya udara dari ketinggian mercusuar.
Suasana Misterius
Saat menaklukan satu persatu tingkatan 8 tangga mercusuar pasti akan merasakan suasana yang berbeda di setiap tingkatnya. Misalnya seperti pada tingkat pertama, keempat, dan ketujuh. Di tingkat tersebut, biasanya kaki akan terasa berat dan suasana terasa aneh dan misterius. Entah ada apa dibalik itu semua, yang jelas kita juga percaya bahwa di setiap tempat pasti ada mahkluk lain selain kita. Tetapi, yang kita yakini bahwa jika kita tidak mengganggu mereka, tentu kita juga tidak akan di ganggu. Sebab semua adalah makhluk Tuhan. Dan karena kita juga hambaNya, kita hanya meminta perlindungan hanya kepadaNya.
Menurut kabar yang beredar di lingkungan masyarakat sekitar, beberapa tahun lalu sekitar tahun 2000.an memang pernah, terdapat tragedi di mercusuar. Seperti tragedi pemerkosaan, dan percobaan bunuh diri. Banyak orang yang menganggap bahwa ada makhluk gaib yang menghuni mercusuar. Agar tidak memberikan citra yang buruk terhadap Mercusuar Pandansari, cerita tersebut seakan hilang ditelan zaman dan sengaja dihapuskan oleh masyarakat sekitar. 
Mengenai cerita tersebut, tampaknya ada beberapa versi cerita lain dari misteri menara suar. Konon, anak gadis tidak boleh menaiki Mercusuar Pandansari. Kenapa? Agaknya tidak ada alasan yang pasti, alasannya hanyalah pantangan yang diberikan oleh orang tua kepada anak gadisnya. Demikianlah segala keindahan dan misteri yang ada di Mercusuar Prabandari. Hamparan sawah hijau, pegunungan, hingga pantai yang memanjang sampai tidak ada batasnya dapat terlihat dar puncak menara suar. Jika cuaca cerah, dapat kalian lihat kapal besar berlayar di kejauhan.

Sabtu, 25 Januari 2020

Produk Lokal Berdaya Saing- Review 3 produk menarik di Stand pameran Dinas Koperasi dan UKM DIY

Ekspresi bahagia ketika mendapatkan produk lokal berkualitas berdaya saing
Pada kesempatan kali ini saya ingin mereview produk lokal UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang ada di pameran gelar produk lokal yang diadakan oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY mengangkat tema "Produk Lokal Berdaya Saing". Kegiatan pameran gelar produk kali ini diadakan pada tanggal 24-25 Januari 20202 bertempat di Alun-alun Sewandanan Puro Pakualaman. Dibuka untuk umum mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Kegiatan pameran gelar karya sukses diikuti oleh 54 UMKM dari kabupaten dan kota di DIY.
Namun sebelumnya, apa kalian tahu apa itu UMKM? bagi yang masih belajar seperti saya, pengertian UMKM adalah kegiatan usaha yang didirikan oleh perorangan atau sekelompok orang yang dapat memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat.
UMKM bisa terdiri dari berbagai bidang, seperti fashion, kuliner, kerajinan tangan, otomotif, hingga agribisnis. Pemerintah daerah hingga provinsi sangat mendukung dengan adanya peningkatan mutu dan perkembangan dari UMKM ini untuk menjawab tantangan zaman ke depan. Harapan dari semuanya, UMKM dapat terus berkembang dan menghasilkan produk yang berdaya saing.
Aku akan mencoba mereview 3 produk lokal UMKM bidang kerajinan, fashion dan kuliner yang ada di pameran gelar karya dari berbagai daerah kabupaten dan kota.
1. Review produk kerajinan dari Putri Shibori
Putri Shibori dan Ecoprint pada pameran produk lokal UMKM Dinas Koperasi dan UKM DIY
Putri Shibori merupakan nama brand UKM yang telah berhasil mengembangkan teknik shibori dan ecoprint dalam membuat kain panjang ukuran 2 meter sebagai bakal pakaian yang menjadi produk unggulan mereka. Selain produk kain tersebut, Putri Shibori juga memproduksi batik jumputan dan dibuat menjadi jilbab dan syal dengan warna cerah yang cantik. Bagi kalian yang menyukai kerajinan tas dan dompet, Putri Shibori menyediakan berbagai bentuk tas, dompet, dan lainnya dari Shibori yang cocok untuk menemani setiap aktivitas di hari-hari kalian. 
Aku dan temanku sedang memilih kerajinan
Gambar di ambil oleh Irham Baskoro
Aku sudah membeli produk Putri Shibori berupa tas dan dompet dari Shibori, kainnya halus dan jahitannya sudah rapi. Ditambah lagi ada aksen kancing bulat dari kayu membuat tampilan tasku semakin menawan. aku nyesel karena tidak cepat-cepat membeli dari awal, di hari kedua pameran sudah banyak warna dan model yang sudah habis terbeli. Tapi aku berhasil mendapatkan warna yang aku suka, tas berwarna ungu dan dompet berwarna hijau army. Cukup dengan harga Rp. 20.000,00 untuk satu buah tas, dan Rp. 10.000,00 untuk harga satu buah dompet.
2. Review produk fashion dari Tenun Bantarjo 
Penjelasan tentang kain lurik batik langsung oleh pegiatnya
Tenun Bantarjo merupakan UMKM dari Sentolo, Kulon Progo. Tenun Bantarjo sudah bergrilya sejak tahun 2016 dengan produk unggulannya berupa kain lurik yang ditenun sendiri langsung setiap keseluruhan prosesnya. Sejak tahun 2018 mulai diadakan pelatihan membatik dari dinas pemerintahan sehingga terciptalah terobosan baru berupa kain lurik batik.
Setelah melalui proses pembatikan, kain lurik terlihat lebih cantik dan memikat hati bagi siapa saja yang memandangnya. Motif batik yang terdapat pada kain lurik sangat beragam, namun yang menjadi ciri khasnya adalah geblek renteng asli Kulon Progo. Motifnya berupa menyerupai angka 8 yang digabung. 
Harga untuk 2 meter kain lurik seharga Rp. 150.000,00. Sedangkan untuk 2 meter kain lurik batik bisa mencapai Rp. 250.000,00. Harga yang relatif terjangkau dan sepadan dengan proses pembuatannya. Kalian bisa jüga mendapatkannya dengan  cara memesan melalui nomer telepon +6285701442003 juga bisa datang langsung ke rumah produksi. 
Tenun Bantarjo juga membuat banyak busana fashion baik tradisional hingga modern kekinian. Busana dari usia anak hingga orang tua semua ada di UMKM ini. Soal kuwalitas tidak perlu ditanyakan lagi, bahkan Kanjeng Ratu juga memborong banyak kain lurik batik di stand pameran gelar produk Tenun Bantarjo ini pada hari pertama. 
3. Review produk kuliner Ngombe Jamu
Eskpresi senang mendapat produk jamu + susu yang nikmat di stand Ngombe Jamu
Pada kesempatan kali ini, saya dan teman saya membeli jamu spesial di Ngombe Jamu. Jamu yang ada di sini sangat fresh dan lengkap aneka rasa. Ngombe Jamu berhasil membuat produk jamu yang dapat menarik hati milenial untuk kembali minum jamu sebagai salah satu menjaga kesehatan tubuh. Pada tanggal 25 Januari 2020 juga diperingati sebagai Hari Gizi Nasional, oleh karena itu saya mengajak kalian semua untuk kembali kepada alam. 
Ngombe Jamu juga sudah menerapkan eco green dimana juga menyediakan produk sedotan stainless. Harga untuk satu botol jamu berkisar Rp. 10.000,00- 15.000,00 tergantung jenis jamunya. Untuk satu botol jamu kunir campur susu seharga Rp. 15.000,00. Temukan jamu favorit kalian di Instagram @ngombejamu.
Sekian perjalanan singkat saya menelusuri dan mereview pameran gelar produk UMKM oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY. Semoga kita masih berjodoh untuk bertemu di lain kesempatan yang luar biasa.
Salam literasi.www.diskopumkm.jogjaprov.go.idwww.diskopumkm.jogjaprov.go.idwww.diskopumkm.jogjaprov.go.id