Bahan-bahan Kenangan

Bahan-bahan Kenangan
Buku antologi puisi pertamaku bersama sahabat

Sabtu, 04 Desember 2021

UKM Berdikari untuk Pertiwi

Pandemi dan Inovasi Pelaku UMKM

oleh. Lussy Dyah Hapsari
sumber: Foto pribadi

       Ukm merupakan wadah bagi para pelaku usaha yang memiliki semangat juang yang tinggi, inovasi ide tiada henti, dan dompet yang tebal berisi. Ya, ukm bisa menjadi mata pencaharian utama bagi para pelaku usaha. Hal itu sudah menjadi rahasia umum bagi para pengusaha. Sebelum membahas bagaimana para pelaku ukm dapat bertahan dan bangkit di masa pandemi, saya ingin berbagi informasi tentang mitra Sibakul Jogja. Ukm tidak bisa kita pandang sebelah mata. Tanpa adanya ukm sulit bagi perekonomian bangsa Indonesia untuk bangkit di masa pandemi. Apalagi di era modernisasi dan globalisasi saat ini, menjadikan ukm bisa berkembang pesat. Dinas Koperasi dan Ukm DIY sangat berperan penting bagi keberlangsungan ukm. Maka dibentuklah mitra Sibakul Jogja yang menjadi tempat bermitra para ukm di DIY. Banyak keuntungan yang didapat sebagai mitra Sibakul Jogja, seperti pembinaan, pelatihan, proses perizinan, sertifikasi dan lain sebagainya.

    Setelah saya berkeliling pameran pemasaran produk ukm "Semarak Bhakti Pertiwi Sibakul Jogja" di malioboro mall hari ini, saya dapat pembelajaran yang amat banyak dan berharga. Bagaimana tidak, 50 persen peserta pameran ukm baru memulai bisnisnya pada masa pandemi covid-19. Ada juga yang meneruskan ukm keluarganya sejak tahun'90-an. Percaya atau tidak akan hal tersebut, bukan itu inti yang ingin saya bicarakan. Satu lagi yang unik bagi saya, ada pelaku ukm yang sebelum pandemi berjualan minuman namun saat pandemi datang justru beralih ke produk makanan yang dapat disimpan lama. Semua para pelaku ukm sudah sangat bekerja keras dan tidak pernah berhenti untuk terus berinovasi di masa pandemi. Pemerintah juga dapat membantu pelaku ukm dengan membuat kebijakan yang lebih sederhana dalam mengurus perizinan usaha dan sebagainya. Semua harus bersama, bergotong royong membangun perekonomi Indonesia agar tetap bangkit dan meningkat.
    Dari kejauhan aku melihat seorang Bapak yang menjaga stand pameran sendirian. Saat saya mendatangi stand yang menjual produk makanan snack ringan dari aloevera dan kelor, Bapak tersebut menyambut ramah. Ternyata beliau merupakan owner langsung dari brand De Cends Aloevera. Bertempat di Dukuh, Sidomulyo, Pengasih, Kulon Progo, bapak Bambang dan Istrinya mulai menanam lidah buaya sejak tahun 2018 di sawah miliknya. Pada tahun 2019 pak Bambang berhasil panen lidah buaya kemudian membuat produk minuman cendol aloevera dan sudah memiliki 6 outlet usaha. tahun 2020 kondisi berubah total karena pandemi datang. Usaha minuman cendol aloevera tutup namun pak Bambang terus membudidayakan aloevera. Inovasi hadir di tengah keterbatasan, pak Bambang dan Istri berhasil membuat snack aloevera dan kelor yang diberi nama Alloe-bela Snack.
    Saat saya bertanya kenapa diberi nama Alloe-bela snack ternyata itu nama yang diberikan oleh putrinya yang suka menonton drama korea. Alloe-bela adalah aloevera dalam bahasa korea. Hal-hal sederhana namun penuh makna itulah yang membuat saya tergerak untuk dapat mendukung produk ukm milik pak Bambang. Beliau juga bercerita bahwa belum lama ini berhasil memenangkan Lomba Kreanova 2021 Kulonprogo. Produk dari De cends aloevera tersebut juga masuk nominasi 18 besar lomba tingkat nasional. Pak Bambang dan istri juga menerima mahasiswa KKN dari perguruan tinggi di Yogyakarta. Selain Alloe-bela produk aloevera dari Decends ada cendol aloevera, lumpia aloevera, camilan snack aloevera kelor, daging aloevera, kulit kering aloevera, bibit aloevera, bunga kering aloevera, dan minuman serbuk aloevera. Produk selain aloevera ada VCO (minyak kelapa murni) dan minyak kelapa (krenceng). Jika ingin menengok usaha pak Bambang lebih lengkap kalian bisa follow @decends_official. Tidak lupa saya membeli Alloe-bela Snack 500 gram rasa original untuk oleh-oleh Ibu di rumah. Pak Bambang juga memberi saya buah tangan minuman serbuk aloevera yang bertuliskan 'Just for you'. Lengkap sudah yang saya dapatkan di pameran pemasaran produk ukm.
    Banyak manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat dari pelaku ukm. Mulai dari membuka lapangan pekerjaan, pemberdayaan masyarakat, sebagai program kegiatan, ajang perlombaan hingga sebagai bahan penelitian. Kita sebagai generasi penerus bangsa, jangan mau kalah untuk memulai start membuat produk ukm dan bergabung menjadi mitra Sibakul Jogja. Jika tidak dimulai dari diri sendiri dan saat ini lalu siapa dan kapan lagi? Untuk informasi lebih lengkap terkait program Dinas Koperasi dan UKM DIY kalian bisa follow instagram @diskopukm.diy sudah centang biru terverifikasi.

Terima kasih!


Yogyakarta, 04 Desember 2021